Wednesday, December 20, 2017

Komik Bergenre Thriller terbaru garapan Papillon Studio

Pertengahan tahun 2017 menjadi tahun yang menarik buat Papillon Studio ketika kami mendapat kesempatan untuk mengisi salah satu platform web komik yang cukup populer dikalangan remaja masa kini alias kids jaman now.

Singkat cerita Papillon Studio kali ini sedang memproduksi serial komik web bergenre Thriller yang Animal Horror! judulnya " SING BAHU REKSO"



komik ini bercerita tentang teror buaya ganas bernama Rekso yang menghantui warga Kota Lama Semarang, mahluk ini muncul disaat hujan deras dan banjir lalu menghilang setelah puas memilih korbannya.

Seorang Zoologist bernama Rodiah yang pulang ke kota kelahirannya di Semarang, ia hendak menemui Ayahnya yang telah lama tidak bertemu, namun nasib berbicara lain ia justru terjebak dalam situasi yang mengerikan dengan munculnya buaya ganas ini. Disaat-saat sulitnya muncul sosok pemburu hewan buas bernama Parlan yang menolong Rodiah, berikut ini penampakan karakter mereka.

Diah face study by Papillon Studio

Parlan Face Study by Papillon Studio


Rodiah Amara, seorang zoologist
dan penggemar berat reptil.
Parlan, seorang pemburu binatang buas,
spesialisasinya berburu buaya.

Bagaimanakah kisah Diah selanjutnya, apakah dia selamat dari kejaran buaya ganas? yuk mari simak langsung webtoonnya di link berikut ini :














Thursday, December 14, 2017

5 film mengerikan bertema buaya terbaik yang wajib kamu tonton

Sejak jaman old sampai jaman now dunia perfileman sudah diramaikan dengan film horor dengan karakter binatang sebagai sumber ke horor-an nya, kali ini kami ingin bercerita sedikit pengalaman sebagai penikmat film dengan tema seperti itu

1. Lake Placid tahun 1999
Film asal Amerika ini bercerita tentang buaya sepanjang 30 kaki yang menghuni sebuah sungai di kota Maine, kejadian mengerikan diawali ketika seorang penyelam separo badannya dimakan buaya saat sedang memeriksa habitat berang-berang disana, kemudian munculah seorang zoologist cantik dan seorang peneliti buaya untuk meneliti kebenaran kisah tersebut. Secara keseluruhan film ini digarap dengan sangat baik, spesial efeknya juga keren banget karena dikerjakan oleh tim dari Stan winston yang sudah legend dibidangnya, dialognya banyak yang satir dengan bumbu komedi yang dikemas dengan asyik juga, Naskah film ini ditulis oleh David E. Kelley and di sturadarai oleh Steve Miner,





2. Primeval tahun 2007
Film ini dibuat berdasar kisah nyata, dibintangi oleh Dominic Purcell, Orlando Jones, and Brooke Langton yang tergabung dalam tim jurnalis dari Amerika, ceritanya diangkat dari dokumenter film yang berkisah tentang seekor buaya pemangsa manusia di Afika tepatnya di Burundi bernama Gustave, konon katanya buaya Gustave ini menjadi beringas setelah keseringan mencicipi daging manusia korban pertempuran antar suku di negeri itu, karena saking banyaknya mayat yang jatuh ke sungai akhirnya merubah watak sang buaya menjadi penggemar daging manusia. Film ini spesial efek buayanya sangat keren dan suasana pertempuran antar suku juga divisualkan terasa intens.





3. Rogue tahun 2007
Adalah filem horor independen buatan Australia yang di stradarai oleh Greg Mc lean, ceritanya tentang seekor buaya raksasa yang menteror rombongan turis yang sedang berwisata keliling sungai di Australia, mahluk ini berhasil menenggelamkan perahu mereka dan menyantap setiap orang satu persatu. Spesial efeknya juga sangat keren, dari segi cerita tensi nya dapet banget karena situasi yang amat mendesak ini berhasil memunculkan watak setiap karakter yang ada di dalam ceritanya.





4. Black Water tahun 2007
Terinspirasi dari sebuah kisah nyata film ini bercerita tentang rombongan wisatawan di hutan mangroov Australia utara yang terjebak dan diteror oleh seekor buaya muara yang haus darah.





5. Million Dollar Croc tahun 2012

Diantara ke 4 filem yang lain Million Dollar Croc ini berhasil mencampur unsur kengerian dengan komedi jadi meskipun kita ketakutan masih bisa ketawa-ketawa dikitlah, film ini produksi dari negeri bambu kuning jadi sudah bisa dipastikan sesedih apapun filmnya mereka selalu bisa menyelipkan unsur kelucuan dalam cerita yang bisa sedikit mengurangi ketegangan dalam menonton.
Spesial efek yang diproduksi untuk karakter buayanya juga cukup bagus, dan pemeran ceweknya kalian yang penggemar filem cogan tahun 2000an berjudul Meteor Garden pasti langsung bisa mengenali yaitu si cantik Barbie Hsu.



Baiklah kami rasa itulah yang bisa disampaikan saat ini, kalo menurutmu ada film tentang buaya lain yang rekomended n belum kami cantumkan silahkan ditulis di komen ya sob!

Bagi kamu yang gemar nonton film bertema monster seperti diatas Papillon Studio juga tengah memproduksi serial komik yang tayang di webtoon dengan tema teror buaya, judulnya Sing Bahu Rekso, berikut ini link nya :


Sing Bahu Rekso terbit di Webtoon Line

Wednesday, November 15, 2017

WACOM BARU DIBAWAH 1 JUTA-AN


Telah hadir varian seri terbaru dari Wacom dengan harga super ekonomis bernama "One" atau bisa disebut "One by Wacom" dengan nomer seri CTL 472 untuk yang small dan CTL-67  untuk  yang medium.

Meskipun tidak dibekali software bundling dan tombol di tabletnya dihilangkan varian ini memiliki pen presure 2048 lebih tinggi dari seri CTL atau CTH 490 pendahulunya, developer menyebutnya natural pen experience.

Tentunya sensitivitas akan sangat berpengaruh pada performa saat digunakan untuk menggambar atau mewarnai secara digital, pen tablet ini sangat cocok untuk kamu yang penasaran dengan rasanya menggambar digital menggunakan pen tablet.




Varian terbaru ini dibandrol dengan harga dibawah 1 jutaan, untuk  informasi lebih lengkapnya bisa menghubungi nomer ini : 085641094316


Tuesday, August 15, 2017

Jendral Tengkorak dan Prajurit Tengkorak

Jendral Tengkorak, namanya cukup menyeramkan sesuai dengan penampilannya yang terdiri dari armor baja dan tulang belulang. Karya ini digunakan untuk sebuah game card untuk klien di luar negeri.


Prajurit Tengkorak, sesuai dengan namanya doi adalah anak buahnya sang Jendral, cenderung lebih lemah apalagi armornya cuman nutupin bahunya, gerakannya cukup lincah meskipun hanya dapat menimbulkan damage yang kecil, walaupun begitu jika mereka berkelompok serangannya cukup mematikan.

Wednesday, August 09, 2017

Workshop Papillon Studio & Wacom : Digital drawing, di SMKN Bagimu Negeriku


21 July 2017 Papillon dan Wacom mengadakan workshop di SMA Bagimu Negeriku bertempat di Jalan Palir Raya No.66 - 68, Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50187. Para siswa multimedia sangat tertarik dengan materi workshop yang ber-tema digital drawing  ini, siswa di ajari bagaimana cara menggunakan pen tablet Wacom, juga bagaimana cara meggambar karakter.

Pembawa materi dari Wacom yaitu mas Oto, dan dari Papillon Studio, artist sekaligus direktur Papillon, mas Burhan Arif.
Berikut adalah penampakan penampakan para murid saat workshop dimulai :D
Tegang, kayak lagi nunggu raport
Serius, tapi belum bisa di seriusin (?)

Para siswa juga di beri "challenge", barang siapa yang bisa menggambar wajah dengan sebaik-baiknya, kita beri merchandise, berupa gantungan kunci dan sticker.
   

Begitulah keseruan Papillon Studio saat mengisi acara Workshop di SMK Bagimu Negeriku. Senang bisa membagi ilmu untuk para siswa. 
Untuk Workshop selanjutnya kita mengadakan di SMKN 4 Semarang. Nantikan cerita keseruannya juga ya!

See ya!