Tuesday, June 02, 2015

Gen 3 Komikus Indonesia ?!

Ditulis oleh : Fajar Buana
Tulisan ini, terus terang saja, hanya berdasarkan ingatan dan anggapan alias asumsi dan pengalaman yang penulis alami selama berkecimpung di dunia perkomikan Indonesia.
Jadi kalau ada yang kurang pas atau sedikit ngawur dan tidak ilmiah, yaa harap dimaklumi saja :)
Papillon Studio di acara PKAN ke 4 di Jogja tahun 2003   

Dulu kala di tahun 2003, saat Pekan Animasi dan Komik Nasional (PKAN) ke-4 digelar di Jogja, yang sesungguhnya penuh dengan drama dan lika-liku bagi para peserta dan panitianya itu; atmosfir komik dan komikus Indonesia saat itu penuh diisi oleh talenta2 muda dengan segudang bakat dan semangat yang menyala-nyala :-D


Athonk, Rhoald, Alfa, Kio dan John Week
Pesertanya, mengutip dari archieve.ivaa-online, antara lain : Alfizachkyelle (saat itu sudah tengil, sekarang kayaknya tambah tuengil,ha-ha-ha),Altis,Anomator Forum,Athonk aka Sapto Raharjo (punk, full tatto dan tindikan tapi istrinya bule yang cantik dan pinter loh),Badjak Laoet (pak Bernie dkk),Dateline Studio,DCS,Institusi,Jam Studio,Jokomik (lah...ini seperti sudah meramalkan apa yang akan terjadi di th. 2015 alias 12 th kemudian...Bukan urusan saya! Wkwkwkwk),Karpet Biru,Kasa Studio,Komik Sempit,Mediacela,Mujadi (piye kabare, bro?),Papillon Studio,Ripcomic,Sego Kuching (Pijar, dimana dikau nDes?),Swacomsta,Studio Komik,Sektekomik, dan Daging Tumbuh (digawangi oleh Eko Nugroho), dll.

Saat itu pula, setelah acara pembukaan yang heboh dan nyleneh, Pak Jero Wacik yang menjabat sebagai Dirjen dan kemudian Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, kalau nggak salah, keluyuran menyambangi stand2 peserta pameran sambil terus tersenyum  sumringah.
Nah, saat itulah, kalau nggak salah lagi, istri Atonk (Claire, nama belakangnya lupa, dari LA yang Los Angeles bukan Lenteng Agung) berujar bahwa '...inilah GENERASI EMAS komik Indonesia!' kepada Pak Dirjen yang kemudian Menteri itu,  yang ternyata memang nggak meleset jauh dari kenyataan yang kita rasakan sekarang ini.

'Generasi Emas' aka 'Golden Generation', wuaaah...Ini serius!

Ini benar2 bikin penulis merinding kalau mengingat moment indah itu...Ya, sebuah sebutan yang tidak main2 yang terlontar dari seorang yang memang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk itu, karena, FYI, Claire itu adalah seorang Doktor, bro!
Studio Bajak Laut 



Sebutan itu adalah juga sebuah 'penanda' untuk suatu kurun dalam satu generasi dan sekaligus juga sebuah nubuat alias ramalan, jadi nggak bisa dianggap enteng.
Contohnya di Argentina, yang masyarakatnya gila bola, mereka juga pernah memiliki generasi emasnya, yaitu saat Mario Kempes, Ardilles, dan juga Maradona membawa persepakbolaan mereka ke level tertinggi, juara dunia.
Brazil dan Perancis juga pernah memilikinya dan itu yang membikin mereka menjadi 'kampiun'.
Jadi, ya, sekali lagi...Ini bukan main-main dan beraaattt!

Sekarang mau nggak mau harus diterangkan betapa 'serius', 'nggak main-main', dan 'nggak bisa dianggap enteng', 'beraaattt!' dan sederet 'tanda seru dan tanda kutip' dalam frasa 'Generasi Emas' yang menyertainya dalam kalimat-kalimat sebelumnya, walaupun, kalau mau, ini bisa jadi desertasi doktoral tersendiri bagi yang berminat:)

Wrrrrrrr.... wuzzzzzzz...



Sunny Gho, Arif Priyanto, Jail, Iyan, Dukun, Rhoald
12 tahun bukanlah waktu yang pendek,sodara2...tapi rasanya baru kemarin saja event itu terjadi, sungguh! (mbrebes mili).
Saat Sunny Gho masih kurus dan gondrong, saat Ja'il sudah memiliki 'sesuatu' yang kini entah dimana, saat Pak Bernie yang sampai saat itu dan saat ini tetap istiqomah dengan komiknya, saat Mujadi dan teman-teman Bengkel Komik (BQ) membawa angin segar dan keceriaan dari Solo beserta Keke-nya yang manies & smart, saat Atonk yang punker bikin cewek-cewek nyengir dan jiper kala liat dia jalan , saat Abdul Semute main borong komik-komik lokal yang dijual, saat Beng Rahadian masih Beng yang dulu, atau saat teman-teman dari MKI  (Masyarakat Komik Indonesia) datang bergaya ke Jogja naik pesawat, dan saat kita semua diinapkan di Sarkem, saat......Stop! Stoppppp!!!

Oke,okeee...sudahi romantisme semu itu > <

Tapi yang jelas, nanti akan kita omongin dulu yang 'beraaattt!', walau kadar ilmiahnya sungguh amat sangat diragukan,wkwkwkwk!

Kita sambung lagi kapan-kapan kalau ingatan penulisnya sudah pulih yaa :D

Tak golek gas melon sik, angel men ki! (terjemahannya silakan googling sendiri yo).