Thursday, December 13, 2018

Strategi Menjebol Lab SBR (Sinopsis SING BAHU REKSO Episode ke-48)


Episode webtoon SING BAHU REKSO kali ini dijamin benar-benar bikin otak berputar sekaligus penasaran maksimal. Bagaimana tidak, lha wong sejak panel pertama pembaca webtoon SING BAHU REKSO sudah diajak menimbang-nimbang tentang siapa pemilik cincin misterius yang ditemukan oleh Parlan di sarang buaya di rumah dr. Wibi.


Dalam episode ini, pihak kepolisian juga masih sibuk mencari di mana pun keberadaan dr. Wibi ke setiap sudut Kota Semarang. Ayah Diah tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Dia diduga sebagai satu-satunya orang yang harus bertaggung jawab atas tragedi berdarah di Polder Tawang, Semarang. Lalu ke manakah dr. Wibi pergi menyelamatkan diri?


Di pertengahan cerita, pembaca juga bakal disuguhi kopi dan pisang goreng adegan di mana Erika, rekan Parlan, sedang membangun sebuah strategi untuk mengungkap kejahatan Pak Sadewo. Bersama Parlan dan timnya, cewek berambut cepak ini tengah mempersiapkan pola serangan agar dapat menjebol pertahanan markas sekaligus laboratorium Semarang Biological Research (SBR) di Hutan Tinjumoyo, Semarang, milik Pak Sadewo.





Lalu bagaimana nasib Diah, anak dr. Wibi, yang selama ini masih diculik oleh para ilmuwan di SBR sebagai subjek penelitian? Tak lupa, ke manakah perginya Rekso, si buaya muara raksasa, setelah ngamuk dan menelan puluhan korban jiwa dalam tragedi mematikan di Polder Tawang?

Saksikan kisah selengkapnya hanya di webtoon SING BAHU REKSO produksi Papillon Studio Semarang.

No comments:

Post a Comment