Thursday, September 24, 2020

REVIEW KOMIK AZAN TERAKHIR BILAL BIN RABAH

Hai papillonia, pasti sudah tahu kan, Papillon Studio saat ini bukan hanya membuat ilustrasi dan komik loh. Bekerja sama dengan komikus lain, papillon juga jual komik islami karya komikus-komikus Indonesia. Salah satu komik yang tersedia di papillon studio adalah komik Azan Terakhir Bilal bin Rabah.

Mungkin kamu yang mau beli komik ini masih ragu, kaya apa ya isinya, bagus ngga, baiklah... kali ini minpaps akan review komik Azan Terkhir Bilal bin Rabah.



Komik Islami ini menceritakan tentang kisah sahabat yang sangat mencintai Rasulullah SAW dan sangat dicintai Rasullulah SAW. Bilal bin Rabah.

Baca juga: Komik Pengen Jadi Baik

Nama Bilal bin Rabah tentu tidak asing bagi umat Islam. Dalam sejarah Islam, kisah Bilal kerap diceritakan. Bilal bin Rabah merupakan seorang budak yang masuk Islam kemudian menjadi muazin Rosululloh. Muazin pertama dalam sejarah Islam.

Bilal bin Rabah hijrah bersama keluarganya dari Habasyah menuju Mekkah saat masih kecil untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Namun takdir berkata lain, sebelum sampai di tempat tujuan, sekelompok perampok menyergap. Tak menemukan harta benda, para perampok menawan Bilal dan kedua orang tuanya. Kemudian menjual mereka sebagai budak yang kemudian dibeli oleh Umayyah.



Pada saat itu, dunia Arab Tengah berada dalam gelapnya kebodohan, perbudakan, perzinahan, pembunuhan, bahkan peperangan antar kabilah merupakan hal yang sering ditemui. Di masa jahiliyah, perbudakan menjadi hal yang umum di jazirah Arab. Bahkan Ka'bah di Mekkah telah menjadi pusat penyembahan berhala-berhala.

Hingga datanglah Muhammad bin Abdullah yang diberikan perintah untuk bedakwah terang-terangan. Orang-orah Mekkah tidak begitu saja percaya dengan Rasul, bahkan ada yang mencaci dan mengatakan bahwa Rasul adalah tukang sihir.

Bilal yang saat itu sudah dewasa, memutuskan untuk mempercayai Rasul dan akhirnya memeluk agama Islam.

Mulai saat itu, siksaan bertubi-tubi dilakukan oleh Umayyah dan penyembah berhala lain. Sungguh kuatnya iman Bilal, tidak sedikitpun dia berpaling dari Islam, hingga akhirnya ia dibeli dan dibebaskan oleh Abu Bakar.

Pada suatu hari Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk hijrah meninggalkan Mekkah menuju Madinah dan tak lama kemudian, masjid Nabawi pun mulai dibangun. Bilal ditunjuk sebagai orang yang bertugas menyeru azan.



Waktu terus berlalu, dan ketetapan Allah SAW tiba juga, Nabi Muhammad SAW wafat. Mendung kesedihan menyelimuti sahabat, termasuk Bilal. Saat itulah, Bilal memutuskan untuk tidak lagi mengumandangkan azan. Namun ada sesuatu yang membuat Bilal kembal lagi ke Mekkah lalu memenuhi permintaan orang-orang untuk mengumandangkan azan, dan itulah azan terakhirnya.

Membaca komik ini membuat saya tersadar betapa ujian yang Alloh berikan belum ada apa-apanya, dibanding dengan yang dialami Bilal bin Rabah. Namun seberapa besar pun cobaan maupun siksaan yang dialami, Bilal bin Rabah tetap selalu berusaha kuat dan istiqomah  mempertahankan kebenaran yang diyakininya.

Baca juga: Komik Jalan Hijarah Para Ribavora

Komik Azan Terakhir Bilal bin Rabah adalah komik yang diterbitkan oleh Syafq Komik pada tahun 2020. Komik ini digambar oleh Ardian Syaf beserta timnya. Dengan desain buku yang sangat ekslusif, berwana, dan dipadukan dengan kisah serta gambar yang sangat bagus membuat komik ini memiliki daya tarik tersendiri untuk pembacanya. Komik ini dibuat dengan sampul tebal (hard cover) dan art paper untuk bagian isi buku.

Tertarik dengan cerita di buku ini?

Langsung kunjungi papillon komik shop yuk! papillon komik shop menjual berbagai judul komik islami yang keren sekaligus mendidik. Bukan cuma komik, papillon juga jual pen tablet dan pen display beserta aksesoris pen tablet juga loh di Papillon Store.

Ditulis oleh: Meta Hadiani



No comments:

Post a Comment